APA YANG DIRASA

 Sebuah Sudut Pandang

Kadang aku merasa menjadi orang paling menderita dengan segala hal yang ku alami hari ini. Merasa tidak seberuntung orang-orang yang berada disekitarku. Penderitaanku seakan-akan tidak bisa aku lewati. Penderitaan ku seakan-akan terus bertambah. Ketika aku ditanya apa yang membuat mu menderita aku tak bisa menjawab.

Penderitaan ku timbul karena egoku. Ingin seperti orang-orang yang diluar sana dengan segala hal yang bisa mereka lakukan. Aku lupa kalau aku ya aku bukan kamu apalagi mereka. Bisa merasakan senangnya bertemu dengan orang baru, senangnya berbagi ilmu, senangnya merasakan makanan yang enak, senangnya menerima ilmu baru, senangnya bangun di pagi hari, dan kesenangan lainnya.



Kesenangan ini yang sering ku lupakan dalam sekejab pada saat melihat sesuatu yang berkilauan didepanku. Aku akan berusaha melihat diriku dahulu sebelum merasa ingin menjadi orang lain. Aku bisa bahagia dengan aku yang sekarang. Ketika jadi orang lain belum tentu aku sebahagia sekarang.

Memang hidup sawang si nawang jadi aku akan menikmati hidupku dengan versiku. Hidup orang lain ya mereka yang merasakan. Bahkan yang kita lihat bahagia belum tentu bahagia. Nikmati, Syukuri, Berterimakasih pada diri sendiri, dan Melakukan apa yang bisa dilakukan. Terima Kasih Aku.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wanita

Mahakarya Sungguh Mengena

Belajar Talasemia dari Cerita Lucia Priandarini