KELABU
Padang pasir terhampar luas Laut tak nampak ujungnya Langit yang nampak kokoh Sumur yang begitu dalam Langkah kecil telapak kaki Suara tawa yang bersautan Suara tangis tersedu-sedu Lalu lalang manusia Aku terduduk disana Ditengah keramaian itu Hanya aku yang termenung Sambil menatap kesegala arah Keinginan hati tak mampu dibendung Cita-cita yang selalu terbayang Gambaran jalanan yang lurus Namun, realita tak bersamaku Kabut itu nyata selalu ada Menutup pandangan Padang pasir, laut luas, langit Tak lagi nampak di mata ku Hanya kabut kelabu yang ada Gelap, tanpa bayangan Lantas apa yang bisa dilakukan? Aku terjebak dalam kelabu Madiun, 3 Juni 2022