Belajar Talasemia dari Cerita Lucia Priandarini
Sebuah novel berjudul 11.11 dengan tokoh utamanya bernama Btari dan Mikhail dengan sebuah kisah dari masa lalu. Btari yang pandai dan selalu juara kelas selalu menarik perhatian Mikhail sejak duduk di bangku SD hingga SMP, namun Btari tak menyadari ketertarikan dari Mikhail tersebut. Mereka dipertemukan dalam sebuah perjalanan open trip ke Bromo.
Pada sebuah perjalanan Btari mendapat berita tentang adiknya yang seharusnya hal tersebut dirahasiakan oleh keluarganya. Mikhail teman sekolahnya dulu menjadi penasaran apa yang sebenarnya terjadi, namun belum sempat menanyakannya, mungkin ini kesempatan itu kemudian Mikhail berkata,
"Saat adikmu meninggal, aku ingat, kamu sudah tidak masuk sekolah lagi. Semua media lokal memberitakan tentang adikmu yang meninggal. Benar dia meninggal karena demam berdarah?"
"Jadi, waktu itu koran menyebut penyebabnya demam berdarah" tanya Btari
"Anak ketua DPRD meninggal karena demam berdarah" Mikha memastikan
"Adikku tidak meinggal karena demam berdarah. Media yang dibayar untuk menulis berita begitu. Orangtuaku bersikeras menyuruh pengacara keluarga kami membuat rilis pers bertuliskan demikian." Jawab Btari
"Menyuruh menyimpan rapat-rapat yang sesungguhnya terjadi pada adikku" tegas Btari
"Adikku meninggal karena talasemia" terang Btari
"Ayah ibuku sesasma pembawa sifat talasemia, jadi....."
"Jadi adikmu adalah yang kebagian peluang 25% mengidap talasemia mayor?" Mikha berujar lancar dan tenang
"Kok, kamu tahu?" Btari terkejut
"Ibu ku meninggal karena talasemia, dia pengidap talasemia beta intermedia" jawan Mikhail
Dari sini aku mulai penasaran apa itu talasemia mengapa bisa menjadi keturunan jenis penyakit apa ini?
Nah dari Novel ini dijelaskan bahwa penyakit ini merupakan bawaan gen. Kedua orang tua yang sama-sama mengidap talasemia minor 50% berkemungkinan memiliki anak yang menjadi pembawa sifat, 25% pembawa talasemia mayor, dan 25% menjadi anak yang normal.
Novel ini juga melampirkan mekanisme penurunan penyakit talasemia.
KENALI DIRI MU DAN TIDAK PERLU MALU DENGAN SEGALA KEADAANMU

Komentar
Posting Komentar